News

Sambutan ketua Umum PII Wilayah Jawa Timur pada Pelantikan Pengurus PII Wilayah Jawa Timur dan Caban


Sambutan ketua Umum PII Wilayah Jawa Timur pada Pelantikan Pengurus PII Wilayah Jawa Timur dan Cabang cabang PII

Bismillahirrahmanirrahim

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat Pagi, Salam Sejahtera


Syukur Alhamdulillah kita persembahkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala, yang telah memberikan nikmat dan kelapangan kepada kita semua sehingga dapat hadir pada hari ini dalam rangka Pelantikan Pengurus Wilayah Jawa Timur periode 2016 - 2019. Shalawat dan salam marilah kita sampaikan untuk Baginda Rasulullah Muhammad SAW, atas segala perjuangan dan amanah untuk membimbing kita semua sampai akhir zaman.


Hadirin yang berbahagia,

Pelantikan Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Timur hari ini adalah merupakan hasil Musyawarah Wilayah Pengurus PII Jawa Timur yang di selenggarakan pada tanggal 15 Agustus 2016 di Universitas Brawijaya Malang dan telah disyahkannya SK Pengurus PII oleh Pengurus Pusat PII tentang kepengurusan PII Wilayah Jawa Timur.

Sejak dibentuknya Pengurus PII Wilayah Jawa Timur, Pengurus PII wilayah Jawa Timur telah melalui 3 kali pergantian pengurus dan ketua umum, dan pada saat ini merupakan periode kepengurusan yang ke empat. Dengan semakin dewasanya usia organisasi dan berkembangnya ekonomi bangsa khususnya pertumbuhan ekonomi propinsi Jawa Timur maka PII wilayah Jawa Timur diharapkan mampu memberikan sumbangsih nyata terhadap pembangunan di Indonesia dan propinsi Jawa Timur pada khususnya yang pada saat ini telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan berbagai tantangannya.

Salah satunya adalah menumbuhkan profesi keinsinyuran yang merupakan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini untuk memenuhi jumlah permintaan profesi insinyur professional. Selain itu, sertifikasi profesi insinyur juga sangat diperlukan guna bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Merujuk amanat UU no 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran, PII Wilayah Jawa Timur mengemban tugas turut serta mendorong kemajuan keteknikan di Indonesia, yang antara lain meningkatkan kulitas dan kuantitas Insinyur di Jawa Timur. Mengingat rendahnya minat mahasiswa Indonesia mengambil jurusan teknik yang notabene merupakan para calon insinyur Indonesia. Dengan jumlah mahasiswa keinsinyuran di Indonesia hanya 16%, lebih rendah lebih rendah dibanding dengan negara anggota MEA lainnya seperti Malaysia yang mencapai 24% dan Vietnam yang mencapai 25%.

Kondisi ini diperparah sedikitnya jumlah Insinyur Profesional Indonesia yang tersertifikasi baik tingkat nasional maupun Internasional. Untuk tataran MEA, Insinyur asing yang dapat bekerja di Indonesia atau sebaliknya Insinyur Indonesia ke luar negeri adalah yang berklasifikasi PE (Professional Engineer) atau setara dengan IPM (Insinyur Profesional Madya).  Berdasarkan data dari Kemenristekdikti Jumlah dan pertumbuhan Sarjana Teknik di Indonesia cukup rendah yaitu per 1 juta penduduk hanya 278, lebih rendah dibandingkan Thailand yang 627, Pilipina 1.094, Malaysia 1.834 dan Korea Selatan 2.999.

Setiap tahun Indonesia gap kebutuhan Keinsinyuran semakin jauh antara kebutuhan Sarjana Teknik dengan ketersediaan Sarjana Teknik. Di tahun 2017 diperkirankan Indonesia kekurangan 60.233 Sarjana Teknik dengan penyerapan hanya 18.273. Sedangkan dari 100% Sarjana Teknik yang dihasilkan di Indonesia, yang berprofesi Insinyur hanya 45% dan dari 45% tersebut 50% nya bekerja pada sector Infrastruktur. Sehingga Perguruan Tinggi mempunyai peran strategis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Insinyur yang salah satunya melalui Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PS PPI) yang bekerjasama dengan PII.

Pelaksanaan amanah UU no 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan UU no 11 th 2014 tetang Keinsinyuran pada saat ini di Jawa Timur terdapat 9 Perguruan Tinggi yang diberi Mandat Dikti sesuai dengan Peraturan Mentri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi N0. 35 Tahun 2016 untuk melaksanakan Program Pendidikan Profesi Insinyur. Program Profesi Insinyur adalah program pendidikan tinggi setelah Program Sarjana untuk membentuk Kompetensi Keinsinyuran.

Penguasaan Kompetensi Keinsinyuran ditandai dengan Sertifikat Kompetensi Insinyur. Insinyur yang memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur akan memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) kepada Insinyur yang telah memiliki Sertifikat Kompetensi Insinyur dan diakui secara hukum untuk melakukan praktik keinsinyuran.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Pada tahun 2016 Universitas Brawijaya menjadi pioneer bagi pelaksanaan Program Pendidikan Profesi di Jawa Timur. Dan pada tahun 2017 akan meluluskan untuk pertama kalinya Insinyur sebagai profesi setelah menempuh pendidikan selama 1 tahun. Program ini akan dilanjutkan dengan Program Profesi Insinyur melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi Sarjana Teknik dan Sarjana Pertanian serta dari keilmuan Agro Kompleks yang telah memiliki pengalaman professional.

Pelaksanaan Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur akan disusul oleh 8 Perguruan Tinggi lainnya di Jawa Timur yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Jember, Universitas Kriten Petra, Universitas Katolik Widya Mandala, Universitas Surabaya, Universitas Muhammadyah Malang dan Universitas Islam Malang. Dan diharapkan akan segera disusul lagi oleh berbagai Perguruan Tinggi lainnya di Jawa Timur. 

Dengan demikian diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Insinyur Profesional dan masyarakat konsumen memperoleh perlindungan dikarenakan pemegang sertifikat Insinyur Profesional adalah yang kompetensinya sudah benar-benar terbukti berdasarkan bakuan yang mengacu pada kaidah-kaidah internasional.

Para Pengurus PII yang berbahagia, hadirin sekalian yang berbahagia;

Inilah saatnya kita melangkah bersama beribadah dengan bekerja mewujudkan pembangunan, meningkatkan Keinsinyuran di Jawa Timur, Mewujudkan amanah Undang Undang, program – program pengurus PII, pemerintah propinsi Jawa Timur, dan mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan berdaya saing tinggi. 

Hadirin sekalian,

Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua.

Wabillahit taufiq walhidayah, Wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.

 

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Jawa Timur 2016 - 2019

Prof. Dr. Ir. M. Bisri, MS.

 

*download selengkapnya Sambutan ketua Umum PII Wilayah Jawa Timur